082210068615

082210068615

: webmaster@osingdeles.com 082210068615 Jl. K.H. Agus Salim No.12A, Taman Baru, Banyuwangi
Osing Deles
SHARE :

Gandrung Sewu 2016 Tampil Tanpa Cela

19
09/2016
Kategori : blog / event
Komentar : 0 komentar
Author : osingdeles


Gandrung Sewu 2016 Tampil Tanpa Cela

Gandrung merupakan tarian yang originally lahir dan berkembang di Banyuwangi. Kesenian ini terus dilestarikan oleh pemerintah dan masyarakat Banyuwangi melalui berbagai kegiatan. Salah satunya adalah perhelatan Gandrung Sewu. Gandrung Sewu merupakan salah satu festival akbar yang tersusun di Festival Tahunan Banyuwangi. Setiap tahun, pagelaran Gandrung Sewu selalu berhasil menarik jutaan wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Bahkan sekalipun telah diselenggarakan setiap tahun, masyarakat lokal Banyuwangi pun tetap antusias untuk menyaksikan ribuan penari yang membawakan Tari Gandrung. Berikut perhelatan Gandrung Sewu 2016 Tampil Tanpa Cela

gandrung sewu 2016

gandrung sewu 2016

Pada tahun 2016, Gandrung Sewu masih diselenggarakan di Pantai Boom, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Ada sekitar 1.500 orang yang terlibat dalam pagelaran ini. Terdiri dari penari, seniman, koreografer dan lalare orkestra. Tema yang diambil adalah perjuangan masyarakat Banyuwangi dalam melawan penjajah VOC pada masa 1776. Tema yang bernama Seblang Lukinto dibawakan tanpa cela dan banyak yang menyebutnya sebagai pagelaran sempurna.

gandrung sewu 2016

gandrung sewu 2016

Dan pertunjukan pun dimulai

Tepatnya yanggal 17 November 2016. Pada pukul 13.00, undangan dan pengunjung telah memenuhi kursi yang disediakan. Mereka terlihat tidak sabar dengan kejutan yang akan disajikan oleh 1.314 penari tersebut. Acara pun dimulai. Diawali oleh kolosal munculnya anak-anak lalare orkestra yang berlarian untuk mengejar layangan dan kemudian kemudian memainkan musik rancak. Setelah itu mbok Temuk dan Supinah bernyanyi sambil diiringi seniman-seniman Banyuwangi. Para penonton tidak hentinya dibuat terpukau dan berkali-kali memberikan standing applause.

Agak berbeda dengan Gandrung Sewu sebelumnya, pada tahun ini total ada 4 formasi yang ditampilkan.

Yang pertama adalah formasi ombak yang melambangkan keluarnya Brengos Predo dan merupakan penguasa pantai Rajegwesi. Formasi kedua adalah formasi bunga yang melambangkan Banyuwangi dengan lumbung padi yang melimpah, Dilanjutkan dengan formasi ketiga yakni formasi benteng. Pada formasi ketiga ini, para penari menutupi tubuh mereka dengan selendang yang memiliki arti kesiapan pejuang yang berani melawan penjajah. Terakhir, para penari kembali membentuk bunga dengan kipas kuning di bagian tengah lambang kelopak. Para pemegang kipas kuning ini adalah Wakul Bupati, Kapolres, Ketua DPRD dan tamu undangan. Formasi ini melambangkan persatuan.

Gandrung Sewu Banyuwangi 2016

Berfoto bersama undangan dengan kaos OSING DELES

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar